Green Computing
by athrun on Dec.29, 2008, under IT Tutorial, Story Of My Life
Tanggal 20 Des yang lalu, saya ikut seminar nasional dengan Tema Green Computing “ICT Concern Toward Energy”, pertamanya sih gk pengen ikut coz gak donk yang mo diomongin tu sebenernya apa and (alasan sebenernya) mbayar 20ribu, maklum anak kost. Tapi karena banyak temen yang ikut dan ternyata klo lewat himakom mbayarnya jadi 10rb aja akhirnya saya ngikut, dan dipost ini akan coba saya review tentang green computing sesuai seminar tersebut.
First and the important question, apa sih green computing???
menurut images.google.com maka green computing adalah seperti ini :

green_computing
aneh kan??? jadi kita pada saat menyalakan komputer, harus dibarengi juga dengan menanam pohon… hehehe…. bercanda… Yang disebut green computing adalah bagaimana caranya kita menggunakan berbagai peralatan elektronik se-efisien mungkin dan juga enviromental friendly.
Trus bagian greennya dimana??
Ya dengan menggunakan efisien berarti energi/listrik yang dipakai juga efisien, sehingga kita melakukan penghematan energi, otomatis menggurangi CO2 yang dikeluarkan oleh pembangkit energi/listrik. Dari Pak Romi sendiri memberikan beberapa tips green computing untuk pengguna komputer atau laptop seperti mematikan laptop atau komputer ketika tidak digunakan, menyalakan laptop atau komputer seperlunya, gunakan power saving setting, virtualisasi dan lain-lain.
Tips yang penting yang harusnya sudah diterapkan oleh para dosen adalah paperless dan eEducation. Sudah tidak jamannya menggumpulkan tugas harus hardkopi, penjelasan dosen menggunakan masih harus dicatat di kertas, It’s not green
. Untuk para programmer sendiri green computing dapat diterapkan dengan membuat green software. Yang dimaksud green software disini adalah perangkat lunak yang membantu green world dan juga efisien dan adaptif dari sisi pengguna. Beberapa tips dalam pembuatan “green software” oleh mas Ridi Ferdiana seperti :
1. kurangi fitur yang tidak perlu,
2. Sebisa mungkin otomatiskan input pengguna(kalo bisa sekali klik jadi),
3. berikan keterangan yang jelas kepada pengguna (misal diberikan progress bar untuk proses yang sekiranya lama)
4. Hilangkan kompleksitas antarmuka
5. Adaptif terhadap penggunaan sumber daya(ketika menggunakan baterai atau charger)
6. Rangkul pengguna untuk berkomunikasi (Contact us atau error report)
7. Lakukan pengujian terhadap kode anda dan masukan-masukan algoritma
Menurut mas Ridi sendiri “green software” lebih ditekankan pada software dimana pengguna dapat lebih cepat menyelesaikan pekerjaannya dibandingkan dengan menggunakan software lain. Padahal klo menurut saya sendiri lebih cepat selesai bukan berarti penggunaan daya atau energi lebih sedikit, bisa saja malah penggunaan memori dan prosesornya lebih besar…
Kira-kira gitu isi seminarnya, sebenernya masi ada beberapa sesi yang tidak saya bahas karena saya tidak mengerti (tentang teknologi komunikasi). Semoga dapat memberikan informasi bagi Anda.
NB: Kata Pak Romi Chatting dan Sosial Networking (friendster ato facebook) untuk pacaran ato godain orang is not green computing Â



December 29th, 2008 on 6:39 am
Bener banget tu, God Damn Social Network!! (Sebenarnya karena pasword friendsterku hilang trus ga tau emailnya yang mana) hihihi.. =))
December 29th, 2008 on 6:39 am
hah??? chatting dan facebookan gak green komputing??? wah wah… pak romi bisa dimusuhi org banyak tuh!!! ahahhaha… coba aku ikut seminar itu… pengen…
December 29th, 2008 on 6:50 am
@nanas
wah kebiasaan anak ilkomp nih… lupa password ma email friendster… hahaha aq juga pernah hehehe…. bikin facebook aja
@hanna
loh dibaca dulu yang bener… chatting ma facebook bwat godain orang ato pacaran… klo buat pembelajaran ato sesuatu yang berguna kan jadi green
December 29th, 2008 on 7:02 am
Di rumah saya masih pake komputer sekelas pentium III lowh.. berarti saya ikut mensukseskan green computing :p
December 29th, 2008 on 7:58 am
aku tau kenapa friendster ama chatting ga ‘green computing’.. pasti karna 2 kegiatan itu makan sumber daya besar, jadi ga efisien
berarti forum2 juga gitu dunk? wah wah wah… susahnya mau green2an aja
December 29th, 2008 on 8:08 am
klo komputer disiram pake jus melon itu termasuk “green” gag? *blo’on*
aku setuju dengan papperless office!!
December 29th, 2008 on 8:19 am
@garnieri
wah kata pak Romi klo di Jepang dah dibuang di tempat sampah tuh… hehehe…
@asih
bukan gitu…
tpi karna yang digunakan bwat hal-hal yang kurang berguna, pacaran ato godain orang, klo buat belajar kan berguna… sama juga ma forum…
@naya
klo laptop disiram pake opor itu baru green
papperless?? paperless kali… hehehe… saya juga setuju… apa lagi ilkomp harusnya kan yang mengawali
December 29th, 2008 on 10:33 am
coba paperless diterapin..
kan enak kalo TA, ga perlu kertas banyak2 klo cuma buat dicoret2..
December 30th, 2008 on 6:48 pm
Coba bagian “bukan zamannya penjelasan dosen menggunakan masih harus dicatat di kertas” juga berlaku waktu aku masih sekolah dulu. Aku kan plg males nyatet
January 1st, 2009 on 3:58 am
Waduh….laptop ama PCku warnanya item smua je
yowis besok tak cet ijo ae
hehehehe
January 3rd, 2009 on 7:18 pm
@monorawx
bener mon… coba semua dosen konsultasinya lewat email aja… kan enak…
@SeaGate
wah git, pake kertas ato engga klo males tetep aja males hehehe….
@Landhes
kaya gambar diatas aja ndes… ditanamin aja hehehe…
January 4th, 2009 on 6:56 am
Itu kompie ga pnah dipake mpe lumutan gitu y??
January 4th, 2009 on 5:02 pm
@ejak
jangan salah tu kompie tiap pagi disirami lho…